Mengapa Pesawat Harus Menghindari Awan Cumulonimbus? | PSPP Penerbangan

Mengapa Pesawat Harus Menghindari Awan Cumulonimbus? | PSPP Penerbangan

Pendidikan Penerbangan PSPP Makassar – Pesawat terbang memang sudah dilengkapi dengan peralatan yang canggih bahkan dengan berbagai sensor. Pesawat terbang juga mampu mendeteksi perkembangan cuaca dari jarak berapa ratus kilometer. Tentunya perkembangan ini sangat baik untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penerbangan.

Sebagai seorang pengarah jalan pesawat, pilot tentu akan menghindari yang namanya awan cumulonimbus saat mengudara. Apa yang menjadi penyebabnya? Salah satu faktor mengapa awan ini harus dihindari adalah karena menyebabkan turbulensi pada pesawat terbang.

Turbulensi yakni perubahan kecepatan aliran udara yang akan menyebabkan guncangan pada badan pesawat, baik skala kecil hingga skala besar. Adapun peristiwa ini menjadi hal wajar di dunia penerbangan.

Mengapa Pesawat Harus Menghindari Awan Cumulonimbus?

Mungkin sebagian penumpang pesawat akan terkagum ketika pesawat melewati awan putih saat penerbangan. Tapi ternyata awan menjadi hal penyebab terjadinya turbulensi saat dalam penerbangan. Salah satu awan yang paling dihindari pilot karena sangat berbahaya adalah cumulonimbus.

Turbulensi sendiri dalam dunia penerbangan terbagi menjadi dua macam yakni turbulensi udara cerah dan turbulensi seputar awan. Adapun ketika turbulensi udara cerah yakni terjadi saat langit bersih dan tidak berawan. Turbulensi pada jenis ini berbahaya bagi kondisi kabin pesawat.

Meskipun nyatanya terlihat aman, namun turbulensi udara cerah akan sangat membahayakan. Sebab kru kabin pesawat hanya punya sedikit waktu untuk memperingatkan penumpang jika terjadi turbulensi.

Akibat Turbulensi

Jika kamu mengalami turbulensi, alangkah baiknya kamu tidak terlalu lama berdiri di kabin pesawat. Pastikan kamu senantiasa duduk dan jangan lupa mengenakan sabuk pengaman dengan baik dan benar. Jangan pula panik berlebihan. Hal ini dikarenakan pilot pesawat sudah paham yang harus dilakukan saat turbulensi selama penerbangan.

Bahkan sebelum pesawat lepas landas, seorang pilot serta kru kabin akan memperkirakan dan mengantisipasi rencana penerbangannya. Para pilot mendapat informasi prakiraan cuaca dari lembaga BMKG. Hingga saat terjadi turbulensi, pilot akan menyalakan tanda untuk segera menggunakan sabuk pengaman.

Baca juga : Simak Pengertian Table Manner Secara Singkat

Pasanglah sabuk pengaman dengan benar dan kencang. Sebab sabuk ini dapat menghindarkan kamu terbentur benda dalam kabin pesawat. Pastikan pula kamu sudah melindungi kepalamu menggunakan tangan serta posisi tubuh dilekukkan ke bawah.

Itu tadi informasi mengenai turbulensi. Semoga informasi dari admin bermanfaat, simak artikel lainnya di website kami ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *